<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>..senja</title>
	<atom:link href="http://mightylesthi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mightylesthi.wordpress.com</link>
	<description>tentang aku, kamu, dan langit</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Nov 2009 08:50:58 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='mightylesthi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/7a3131b8e09dba2ead96aa1906ffe5f9?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>..senja</title>
		<link>http://mightylesthi.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Cari Jodoh, nduk….</title>
		<link>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/11/01/cari-jodoh-nduk%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/11/01/cari-jodoh-nduk%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 08:50:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mightylesthi</dc:creator>
				<category><![CDATA[ceritaku...]]></category>
		<category><![CDATA[26]]></category>
		<category><![CDATA[menikah]]></category>
		<category><![CDATA[november]]></category>
		<category><![CDATA[ulang tahun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mightylesthi.wordpress.com/?p=349</guid>
		<description><![CDATA[26. Angka tersebut menghampiri saya secara diam-diam, diantara hebohnya pemotretan menggunakan ribuan kelopak bunga berwarna-warni di Pasar Bunga Rawabelong. Saya bahkan tidak sadar jika usia saya berubah dari the great number 25 to 26, yang menurut banyak orang, adalah usia transisi, dimana pemikiran seseorang bergeser ke hal-hal yang lebih stabil, mapan, dan serius.
&#160;
Hari ini, saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mightylesthi.wordpress.com&blog=2773230&post=349&subd=mightylesthi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>26. Angka tersebut menghampiri saya secara diam-diam, diantara hebohnya pemotretan menggunakan ribuan kelopak bunga berwarna-warni di Pasar Bunga Rawabelong. Saya bahkan tidak sadar jika usia saya berubah dari the great number 25 to 26, yang menurut banyak orang, adalah usia transisi, dimana pemikiran seseorang bergeser ke hal-hal yang lebih stabil, mapan, dan serius.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hari ini, saya memang baru berusia 26 tahun lebih beberapa jam, dan (mungkin) karena usia itu datang diam-diam, saya belum (dan semoga tidak) merasakan transisi itu. Bagi saya, 26 hanyalah angka dari sederetan angka usia lainnya yang menjadi jatah dari Tuhan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tepat jam 12 malam, saat bulan Oktober berlalu, ponsel saya berdering, nomor ayah tertera disitu. Dengan hangat beliau dan ibu, bernyanyi untuk saya, memberi ucapan selamat ulang tahun lengkap dengan sebarisan doa dan satu kalimat pamungkas dari ibu, “Semoga cepat dapet jodoh yang baik, nduk”. Ah, ada sekelumit haru menyeruak di dada. Saya tahu, seperti ibu-ibu lainnya, ibu saya ingin melihat anaknya di pelaminan, bersanding dengan pria mapan dan kemudian memberinya cucu-cucu lucu yang akan menyemarakkan hari-harinya. Tapi, dengan bijaksana, beliau pun berkata, “Kejarlah dulu apa yang kamu mau”, tepat sebelum saya hendak mendebat permintaannya agar saya mencari jodoh.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>I’ve been so lucky to have such great parents who understand me in everyway, though sometimes they did give me shite.  But trully, until this very second, married hasn’t be my top priority. </em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keinginan menuju kesana? Jelas ada. <em>Hey, I’m still a normal girl with all that freaky stuff on the surface</em>. Saya juga punya mimpi untuk membangun sebuah keluarga, melahirkan tiga anak manis (dan bandel) yang kelak saya beri nama Langit, Senja, dan Bumi. Tapi, bukan sekarang, mam. Mungkin nanti.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kembali di usia 26. Teman-teman saya, entah itu lebih muda ataupun tua, sudah banyak yang menikah dan beranak-pinak. Lucu juga, saat reuni, mereka datang dengan membawa rombongan balita berpakaian warna-warni atau tengah hamil besar dengan perut membulat dan serenteng keluhan mulai sakit pinggang hingga berat badan yang naik sampai 20 kg. Dan saya, tetap tampil seperti dulu, saat kuliah. Masih berandalan, berantakan, belum menikah, tidak menggandeng pacar, tapi dengan dandanan yang lebih fashionable tentu. Dan ya, saat mereka berdiskusi tentang kehidupan pernikahan serta menjadi ayah dan ibu, saya tidak merasa tertarik untuk masuk ke dalamnya. Jujur, saya masih lebih tertarik berdebat soal film, buku, atau bahkan tren fashion terbaru saat ini, ketimbang merk popok dan dokter spesialis anak terbaik di kota anu. Apalagi jika pembicaraan sudah bergeser ke kehidupan pernikahan yang naik-turun atau jika ada kata cerai terlibat di dalamnya. Saya lebih memilih diam, tersenyum, dan perlahan menghilang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dan di usia saya yang ke-26 ini, ada teman yang mengucapkan permohonan begitu syahdu, bahkan romantis menurut ukuran saya. Dia bilang, “Semoga cepat berlabuh di pelabuhan terakhirmu”. Pelabuhan terakhir. Ya, mungkin itu akan menjadi kata yang tepat bagi pria yang nantinya akan mendampingi saya. Kapan? Biar Tuhan saja yang menunjukkan waktunya, kawan. Karena, hati ini (masih) butuh waktu untuk sembuh setelah patah berulang kali.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Satu hal yang membuat saya tersenyum sepanjang hari ini (diantara perasaan emo dan depresif yang selalu menemani), saya kembali disadarkan bahwa saya punya banyak teman hebat yang begitu perhatian dan berada di sisi saat dunia ini, entah runtuh, berputar terbalik, atau berjalan apa adanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>Thanks dear friends for all the birthday wishes. May the best comes upon us. Happy birthday me, lets face this 26 with pride and joy. </em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em><br />
</em></p>
<p><em> </em></p>
<p>Kebon Sirih, 1 November 2009</p>
<p>&nbsp;</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mightylesthi.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mightylesthi.wordpress.com/349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mightylesthi.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mightylesthi.wordpress.com/349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mightylesthi.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mightylesthi.wordpress.com/349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mightylesthi.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mightylesthi.wordpress.com/349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mightylesthi.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mightylesthi.wordpress.com/349/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mightylesthi.wordpress.com&blog=2773230&post=349&subd=mightylesthi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/11/01/cari-jodoh-nduk%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b08209af09f59990996f880040ee7be?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mightylesthi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Drama di Panggung Paris</title>
		<link>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/10/03/drama-di-panggung-paris/</link>
		<comments>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/10/03/drama-di-panggung-paris/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Oct 2009 17:23:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mightylesthi</dc:creator>
				<category><![CDATA[fashion report]]></category>
		<category><![CDATA[Dior]]></category>
		<category><![CDATA[John Galliano]]></category>
		<category><![CDATA[Paris Fashion Week]]></category>
		<category><![CDATA[Vivienne Westwood]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mightylesthi.wordpress.com/?p=347</guid>
		<description><![CDATA[Paris kembali bersinar dengan glamorama panggung mode. Fashion Week yang digelar selama satu minggu, menjadi saksi, betapa mode masih menjadi daya tarik utama di kota ikonik tersebut. 
 
Drama di panggung Paris pun menjelma dalam pertunjukkan teatrikal yang menjadi ciri khas John Galliano untuk rumah mode Christian Dior. Bila musim lalu Galliano mempersembahkan koleksi bergaya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mightylesthi.wordpress.com&blog=2773230&post=347&subd=mightylesthi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em>Paris kembali bersinar dengan glamorama panggung mode. Fashion Week yang digelar selama satu minggu, menjadi saksi, betapa mode masih menjadi daya tarik utama di kota ikonik tersebut. </em></p>
<p><em> </em></p>
<p>Drama di panggung Paris pun menjelma dalam pertunjukkan teatrikal yang menjadi ciri khas John Galliano untuk rumah mode Christian Dior. Bila musim lalu Galliano mempersembahkan koleksi bergaya burlesque yang terinspirasi dari Marlene Dietrich, kali ini yang menjadi inspirasi desainer eksentrik tersebut adalah film-film noir. Hasilnya, rangkaian trench coat yang tampak keluar dari era 50-an, mendominasi koleksi Dior untuk musim semi dan musim panas 2010. Lainnya, Galliano menghadirkan gaun bergaya <em>lingerie-like</em> ataupun rangkaian denim berwarna metalik yang akan membuat para disco diva berseru gembira.</p>
<p>Citra glamor juga menjadi tema koleksi milik Vivienne Westwood yang minggu sebelumnya mempersembahkan Red Label di London. Desainer bergelar Dame itu tetap mempertahankan ciri khasnya dengan menghadirkan punk rock yang dikombinasikan bersama gaya chic ala Paris. Sebagai <em>finale</em>, Westwood menampilkan gaun pengantin bergaya <em>avant-garde</em> dengan slogan anti-pemanasan global, yang menunjukkan komitmennya terhadap lingkungan.<span id="more-347"></span></p>
<p>Dua desainer tersebut dengan jelas menunjukkan, di banding kota-kota mode lainnya, Paris masih tetap yang terbaik untuk urusan mode. New York boleh jadi cemerlang dengan ide-ide kontemporer, sementara London bangga dengan gelarnya sebagai pencetak desainer muda berbakat, dan Milan tetap menjadi kota mode kebanggan Italia yang menjunjung tinggi tradisi. Namun diantara semuanya, Paris adalah kota dimana desainer memantapkan bisnisnya serta mengesahkan diri sebagai perancang berkelas internasional. Tak peduli iklim ekonomi cerah ataupun mendung, fashion tetap milik Paris.</p>
<p>Kendati demikian, sisi glamor Paris pun harus mengakui bahwa industri mode bekerja keras dalam menghadapi krisis ekonomi global, terutama mereka yang berkecimpung di pasar produk mewah. Paris Fashion Week, layaknya wanita tua yang anggun, berhasil tampil cantik dengan make up dan gaun indah, namun tetap tidak bisa menutupi kerut dan keriput yang kini menghiasi wajahnya. Begitu pun dengan para fashionista dan sosialita yang mengeluhkan <em>venue</em> yang lebih kecil serta <em>after party</em> yang kini hanya diadakan beberapa desainer saja.</p>
<p>“Dibanding kota-kota mode lainnya, Paris memang tidak terlihat menderita kerusakan yang besar akibat krisis. Tapi kerusakan itu tetap ada, hanya tersamarkan. Kami, para desainer, berusaha memberi tips untuk tampil hebat tanpa harus memboroskan uang, tentu saja dengan koleksi yang lebih ramah terhadap krisis, baik dari segi garis rancangan ataupun detail,” ujar Westwood, seperti dikutip Reuters.</p>
<p><strong>Kencangkan Ikat Pinggang</strong></p>
<p>Demi mempertahankan citra glamor yang identik dengan fashion Paris, para desainer sepertinya sepakat memindahkan pertunjukkan ke venue yang lebih kecil dan menutupnya dengan resepsi sederhana, bukan lagi pesta pora sepanjang malam. Tindakan pengencangan ikat pinggang tersebut memang di satu sisi berpengaruh bagus terhadap <em>cash flow</em>, dan sebaliknya membawa pengaruh buruk bagi hubungan sosial.</p>
<p>Salah satu buyer Westwood yang kerap duduk di barisan depan harus menahan kesal dan puas saat menerima urutan tempat duduk di baris kedua. “Pikirkan ini, kami mengeluarkan uang untuk membeli koleksi para desainer dalam jumlah banyak, sementara orang-orang yang kemungkinan hanya membeli satu baju kini duduk di bagian depan. Itu tidak adil,” protesnya kepada salah seorang asisten Westwood.</p>
<p>Selain buyer dan peritel, barisan depan di sebuah <em>fashion show</em> juga diperuntukkan bagi selebriti, pihak media, serta orang-orang terdekat sang desainer. Lihat saja barisan depan di pertunjukkan Dior yang ditempati Bruce Willis serta penyanyi Rihanna, yang juga tampak di pertunjukkan Westwood. Di akhir acara, Rihanna mengatakan bahwa koleksi Westwood sangat menyenangkan untuk dilihat, sementara pertunjukkan Dior sangat seksi.</p>
<p>Galliano memang pantas diacungi jempol lewat koleksinya. Bahkan Bernard Arnault, presiden LVMH Louis Vuitton Moet Hennessy, pemilik rumah mode Dior, angkat topi bagi Galliano sembari menyebut peningkatan penjualan terjadi enam kali lipat semenjak Dior dinahkodai desainer yang kerap berpenampilan avant-garde itu.</p>
<p>“Sejak awal, Galliano membuktikan dirinya mampu menjual dengan sangat baik,” ujar Arnault.</p>
<p>Bujet yang terbatas juga membuat desainer terpaksa mengeluarkan koleksi dengan gaya simpel dan praktis, koleksi yang mengeluarkan aura kesederhanaan, kendati desainer Paris belum kehilangan gaya dengan menyajikan berbagai <em>twist</em> yang membuat koleksinya tampak cantik. Lihat saja koleksi Sharon Wauchob yang tampil feminin dengan bahan <em>lace</em> dan detail metalik, sementara Bruno Pieters menampilkan koleksi yang lebih berwarna dengan scarf sebagai aksen. Adapun desainer India Manish Arora mempersembahkan koleksi berpalet menyolok dalam garis muda, yang dikatakannya terinspirasi dari kemiskinan.</p>
<p>“Tidak banyak yang beranggapan seperti ini, tapi bagi saya, kemiskian mendorong kreativitas. Masa krisis seperti saat ini adalah tantangan, bagaimana membuat koleksi menarik dengan bujet terbatas,” tuturnya.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mightylesthi.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mightylesthi.wordpress.com/347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mightylesthi.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mightylesthi.wordpress.com/347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mightylesthi.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mightylesthi.wordpress.com/347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mightylesthi.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mightylesthi.wordpress.com/347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mightylesthi.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mightylesthi.wordpress.com/347/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mightylesthi.wordpress.com&blog=2773230&post=347&subd=mightylesthi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/10/03/drama-di-panggung-paris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b08209af09f59990996f880040ee7be?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mightylesthi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Melirik Industri Mode Tanah Air</title>
		<link>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/09/30/melirik-industri-mode-tanah-air/</link>
		<comments>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/09/30/melirik-industri-mode-tanah-air/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 08:39:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mightylesthi</dc:creator>
				<category><![CDATA[fashion report]]></category>
		<category><![CDATA[fashion]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Lenny Agustin]]></category>
		<category><![CDATA[Taruna K Kusmayadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mightylesthi.wordpress.com/?p=341</guid>
		<description><![CDATA[ 
Mode, bukanlah merupakan pergelaran busana semata. Terdapat mata rantai panjang yang saling berhubungan membentuk sebuah industri kompleks yang dinamakan fashion. 
Untuk menjadikan fashion sebagai industri, bukanlah merupakan hal yang mudah. Pasalnya semua unsur di dalamnya harus saling mendukung. Dan demi mendapatkan keterkaitan itu, dibutuhkan kerjasama dan usaha keras dari berbagai pihak. Indonesia, di satu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mightylesthi.wordpress.com&blog=2773230&post=341&subd=mightylesthi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong> </strong></p>
<div id="attachment_342" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-342" title="jkt-pameran busana-eko purwanto 1" src="http://mightylesthi.files.wordpress.com/2009/09/jkt-pameran-busana-eko-purwanto-1.jpg?w=300&#038;h=200" alt="Fashion Village, Jakarta Fashion &amp; Food Festival" width="300" height="200" /><p class="wp-caption-text">Fashion Village, Jakarta Fashion &amp; Food Festival</p></div>
<p><em>Mode, bukanlah merupakan pergelaran busana semata. Terdapat mata rantai panjang yang saling berhubungan membentuk sebuah industri kompleks yang dinamakan fashion. </em></p>
<p>Untuk menjadikan fashion sebagai industri, bukanlah merupakan hal yang mudah. Pasalnya semua unsur di dalamnya harus saling mendukung. Dan demi mendapatkan keterkaitan itu, dibutuhkan kerjasama dan usaha keras dari berbagai pihak. Indonesia, di satu sisi punya semua bahan dan sumber daya yang dibutuhkan untuk masuk dalam industri fashion. Namun, karena belum ada keterkaitan di dalamnya, mata rantai industri itu belum terbentuk sempurna. Yang menjadikan fashion Indonesia saat ini, baru sebatas <em>home fashion industry</em>.</p>
<p>Pendapat tersebut diungkapkan desainer senior Indonesia Poppy Dharsono. Dia memaparkan, untuk menjadi sebuah pusat mode, Indonesia harus masuk ke dalam industri fashion sekaligus memiliki ciri khas yang menjadi pembeda. “Kita bisa menuju kesana. Tapi, sebelumnya fashion Indonesia harus di-<em>switch</em> dulu ke industri. Sementara saat ini fashion kita masih dalam tahap <em>home fashion industry</em>,” terang pendiri Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) ini.</p>
<p><span id="more-341"></span></p>
<p>Lalu, bagaimana mencapainya? <em>Toh</em>, bagaimanapun juga Indonesia tetap punya potensi. Poppy mengatakan dibutuhkan upaya ekstrakeras sekaligus sinergi antara berbagai pihak yang terlibat didalamnya untuk menjadikan wacana tersebut menjadi sebuah kenyataan.</p>
<p>“Memang PR-nya masih banyak, tapi kita juga tidak boleh diam,” sebutnya.</p>
<p>Berbagai upaya telah dilakukan para pelaku mode Indonesia. Mereka mengikuti  pameran perdagangan maupun pekan mode kelas dunia. Desainer-desainer Indonesia bahkan sukses berkibar di pentas internasional. Sebut saja Hong Kong Fashion Week yang menjadi panggung pembuktian bakat-bakat besar dunia mode Tanah Air.</p>
<div id="attachment_343" class="wp-caption alignleft" style="width: 277px"><img class="size-medium wp-image-343" title="Oka Diputra" src="http://mightylesthi.files.wordpress.com/2009/09/oka-diputra.jpg?w=267&#038;h=248" alt="Oka Diputra, Dubai Fashion Week" width="267" height="248" /><p class="wp-caption-text">Oka Diputra, Dubai Fashion Week</p></div>
<p>Oka Diputra, Ali Charisma, Didi Budiarjo, Florence Liem, juga Dina Midiani membuktikan talenta Nusantara tidak kalah dengan nama-nama besar di ranah mode Asia. Pun di gelaran Singapore Fashion Festival maupun Malaysia International Fashion Week, Indonesia sukses menarik banyak peminat. Panggung Dubai juga tidak ketinggalan disambangi desainer Tanah Air. Ghea Panggabean dan Itang Yunasz memesona penduduk permata baru Asia itu dengan busana muslim bergaya eksotis.</p>
<p>Berbicara kiprah di benua seberang, Selphie Bong berhasil “mengibarkan” sang Merah Putih di ajang lomba rancang busana internasional di New York dengan menjadi juara pertama. Kesuksesan itu diulanginya kembali dengan mengikuti event Nolcha Fashion Week di London. Kini perancang asal Lampung itu mencoba meretas jalannya di dunia mode lokal sekaligus internasional dengan mengikuti ajang Bali Fashion Week.</p>
<div id="attachment_344" class="wp-caption alignright" style="width: 162px"><img class="size-medium wp-image-344" title="09aw-IKA-434" src="http://mightylesthi.files.wordpress.com/2009/09/09aw-ika-434.jpg?w=152&#038;h=300" alt="Mardiana Ika, Hong Kong Fashion Week " width="152" height="300" /><p class="wp-caption-text">Mardiana Ika, Hong Kong Fashion Week </p></div>
<p>Upaya memajukan industri mode Tanah Air itu tidak hanya dilakukan ke luar tapi juga ke dalam. Pelaku mode pun antusias menyelenggarakan berbagai pameran perdagangan maupun pekan mode berskala internasional. Berbagai macam pameran mulai dari produk etnik, tekstil, hingga produk kulit diselenggarakan, baik bersinergi dengan pemerintah maupun mandiri.</p>
<p>Indonesia Textile &amp; Apparel Fair (ITAF), Indo Leather &amp; Footwear (ILF), Adi Wastra Nusantara, Gelar Tenun Tradisional Indonesia, ataupun Gelar Batik Nusantara menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki sumber daya dan kemampuan untuk menjadi salah satu “penggede” di dunia mode Asia. Apalagi pameran-pameran besar itu dimeriahkan dengan pergelaran busana dari desainer-desainer papan atas Indonesia, yang tergabung baik dalam Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) maupun Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI).</p>
<div id="attachment_345" class="wp-caption alignright" style="width: 210px"><img class="size-medium wp-image-345" title="asiandesign-42" src="http://mightylesthi.files.wordpress.com/2009/09/asiandesign-42.jpg?w=200&#038;h=300" alt="Lenny Agustin, Japan Fashion Week" width="200" height="300" /><p class="wp-caption-text">Lenny Agustin, Japan Fashion Week</p></div>
<p>Ketua Umum APPMI Taruna K Kusmayadi mengatakan keikutsertaan desainer dalam mendukung pameran-pameran tersebut merupakan bentuk komitmen pelaku mode untuk memajukan industri kreatif, sekaligus menunjukkan keseriusan industri yang berbasis pada ekonomi kreatif tersebut. “Pemerintah mencanangkan tahun 2009 sebagai tahun ekonomi kreatif dan kita menunjukkannya dengan turut berkontribusi secara kreatif pula,” tuturnya.</p>
<p>Tidak bisa dimungkiri, kehadiran para perancang dengan kreasi unik dan atraktif yang diperlihatkan selama pameran mampu menarik minat pengunjung. Pasalnya, selain mendapat material dasar, misalnya, berupa kain tradisonal, pengunjung juga bisa mengetahui seberapa jauh material tersebut bisa diolah menjadi sebuah busana, baik itu kontemporer ataupun tetap bernuansa etnis. “Jadi mereka juga punya referensi gaya yang dilihat dari fashion show,” tambah desainer yang kerap disapa Nuna tersebut.</p>
<p>Sebut saja Jenny Tjahyawati, desainer busana muslim yang kerap mengikuti fashion show di ajang pameran dan menghadirkan koleksi busana muslim dalam potongan unik. Tidak mengusung gaya umum layaknya gamis atau tunik, Jeny justru menyuguhkan koleksi bergaya dinamis dalam potongan <em>coat</em> atau tunik panjang. Hal serupa dilakukan para perancang kontemporer yang kerap menawarkan ragam terusan dan busana cantik bernafas etnis. Malik Moestaram dengan sentuhan oriental, Handy Hartono memberikan alternatif lewat warna-warna agresif, Sofie menyuguhkan eksotisme sulam juga bordir, dan Harry Ibrahim yang menawarkan rangkaian gaun cantik bermotif floral.</p>
<p>Nuna sendiri sebenarnya punya harapan besar bahwa suatu hari nanti, industri mode Indonesia akan bersinergi dan mampu menampilkan wajah fashion Indonesia di mata dunia. “Semoga kedepannya kita semua bisa bergandengan tangan, maju bersama antara asosiasi, pengusaha, dan pemerintah punya satu visi, bahwa Indonesia bisa dikenal dari segi fashion. Maju secara profesional di ajang internasional. Dan semoga suatu hari <em>Indonesian fashion </em>bisa dikenal di seluruh dunia,” harapnya. <strong></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mightylesthi.wordpress.com/341/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mightylesthi.wordpress.com/341/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mightylesthi.wordpress.com/341/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mightylesthi.wordpress.com/341/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mightylesthi.wordpress.com/341/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mightylesthi.wordpress.com/341/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mightylesthi.wordpress.com/341/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mightylesthi.wordpress.com/341/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mightylesthi.wordpress.com/341/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mightylesthi.wordpress.com/341/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mightylesthi.wordpress.com&blog=2773230&post=341&subd=mightylesthi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/09/30/melirik-industri-mode-tanah-air/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b08209af09f59990996f880040ee7be?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mightylesthi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mightylesthi.files.wordpress.com/2009/09/jkt-pameran-busana-eko-purwanto-1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">jkt-pameran busana-eko purwanto 1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mightylesthi.files.wordpress.com/2009/09/oka-diputra.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Oka Diputra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mightylesthi.files.wordpress.com/2009/09/09aw-ika-434.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">09aw-IKA-434</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mightylesthi.files.wordpress.com/2009/09/asiandesign-42.jpg?w=200" medium="image">
			<media:title type="html">asiandesign-42</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Vegan Fashion, Antara Moral dan Gaya</title>
		<link>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/09/27/vegan-fashion-antara-moral-dan-gaya/</link>
		<comments>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/09/27/vegan-fashion-antara-moral-dan-gaya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Sep 2009 07:36:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mightylesthi</dc:creator>
				<category><![CDATA[fashion report]]></category>
		<category><![CDATA[enviromentalism]]></category>
		<category><![CDATA[fashion]]></category>
		<category><![CDATA[stella McCartney]]></category>
		<category><![CDATA[vegan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mightylesthi.wordpress.com/?p=333</guid>
		<description><![CDATA[Mendengar kata vegetarian, yang pertama terlintas pastilah tentang gaya hidup yang membatasi diri akan menu sayur-mayur ketimbang daging. Namun bagaimana bila vegetarian merasuk dalam fashion?
 
Ya, diet yang didominasi menu vegetarian kini tidak hanya terbatas pada makanan semata, tapi juga di industri fashion, yang disebut sebagai Vegetarian Fashion. Seperti apa? Para penganut vegan fashion sebenarnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mightylesthi.wordpress.com&blog=2773230&post=333&subd=mightylesthi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div id="attachment_336" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><img class="size-medium wp-image-336" title="Stella McCartney-Vegan Fashion" src="http://mightylesthi.files.wordpress.com/2009/09/stella-mccartney-vegan-fashion.jpg?w=200&#038;h=300" alt="Vegan Fashion, Stella McCartney SS09" width="200" height="300" /><p class="wp-caption-text">Vegan Fashion, Stella McCartney SS09</p></div>
<p><em>Mendengar kata vegetarian, yang pertama terlintas pastilah tentang gaya hidup yang membatasi diri akan menu sayur-mayur ketimbang daging. Namun bagaimana bila vegetarian merasuk dalam fashion?</em></p>
<p><em> </em></p>
<p>Ya, diet yang didominasi menu vegetarian kini tidak hanya terbatas pada makanan semata, tapi juga di industri fashion, yang disebut sebagai Vegetarian Fashion. Seperti apa? Para penganut vegan fashion sebenarnya bergeser dari vegetarian yang sebelumnya fokus pada diet mereka semata. Vegan style berkembang dari mereka yang tidak lagi mengonsumsi daging-dagingan ke gaya hidup yang juga terbebas dari apapun yang berdenyut jantung. Gaya ini lahir dari pemahaman bahwa mereka yang tidak mengonsumsi daging pun bisa tampil fashionable, dengan busana yang juga terbebas dari material yang mereka anggap, dalam prosesnya, menyakiti makhluk hidup.</p>
<p>“Jika seekor binatang tersakiti dalam proses pembuatan busana, maka itu bukan menjadi pilihan kami, para vegan fashion, tidak peduli jika busana itu berkualitas tinggi atau hasil rancangan desainer kenamaan,” ujar Elizabeth Olsen, pendiri brand alas kaki olsenHaus Pure Vegan, yang berbasis di New York.</p>
<p><span id="more-333"></span></p>
<p>Karena itu, wajar bila para penganut vegan fashion tidak menggunakan busana yang terbuat dari kulit, sutra, ataupun wol, mengingat dalam pembuatannya, kain-kain tersebut berasal dari sapi, ulat sutra, dan biri-biri. “Kami prihatin dengan kenyataan banyak hewan yang dikorbankan dalam industri fashion,” imbuh Olsen, mengacu pada industri wol, sutra, serta kulit, termasuk juga bulu minx, kulit ular dan buaya yang menempati peringkat material eksotik berharga tinggi.</p>
<p>Lalu, material apa yang menjadi pilihan para vegan fashion? Olsen lebih lanjut menjelaskan bahwa menjadi seorang vegan fashion berarti juga lebih jeli dalam memilih apa yang mereka pakai, bukan hanya yang mereka makan. “Kita harus jeli dalam melihat label,” terangnya.</p>
<p><strong>Bukan Sekedar Wacana</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Gaya berbusana yang baru muncul beberapa tahun terakhir ini, pada awalnya dianggap sebuah oksimoron belaka. Namun, penyebarannya yang cepat hingga dari Amerika ke Eropa dan Asia, terutama diantara para vegetarian membuat gerakan ini semakin terlihat nyata. Di awal perkembangannya, berbusana ala vegan berarti mengenakan busana yang terbuat dari serat tumbuhan atau mengenakan kaus dari katun organik dengan slogan anti penyiksaan terhadap binatang, seperti yang banyak dilakukan anggota People for the Ethical Treatment of Animals (PETA) . <strong> </strong></p>
<p>Tentu saja, hanya terdapat sedikit pilihan pada waktu itu, terutama untuk koleksi sepatu, aksesoris, dan baju hangat, yang kebanyakan menggunakan wol atau bahan kulit. Namun, terimakasih pada perkembangan pesat dalam industri fashion yang mulai menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan ataupun keyakinan moral para konsumennya, memberikan pilihan yang lebih luas untuk menentukan apa yang hendak digunakan. Apakah itu katun organik demi kepedulian akan pemanasan global dan polusi lingkungan akibat pupuk kimia, mantel dengan bulu sintetis demi menghormati etika terhadap hewan, ataupun gaun dari serat bambu berharga ribuan dolar besutan Stella McCartney, desainer yang mendukung penuh gerakan Vegetarian Fashion.</p>
<p>“Saya rasa Vegan Fashion kini semakin dianggap serius, seperti halnya <em>organic fashion</em> serta industri manufaktur yang lebih mementingkan etika sosial dengan tidak lagi mempekerjakan anak-anak di bawah umur ataupun memberi upah di bawah standar,” papar Olsen, yang selama setahun terakhir memproduksi stiletto, pumps, serta boots dari suede, material organik, serta bahan daur ulang.</p>
<div id="attachment_337" class="wp-caption alignright" style="width: 193px"><img class="size-medium wp-image-337" title="natalie-portman-vegan-shoes-03" src="http://mightylesthi.files.wordpress.com/2009/09/natalie-portman-vegan-shoes-03.jpg?w=183&#038;h=300" alt="Le Casan, Vegan Shoes by Natalie Portman" width="183" height="300" /><p class="wp-caption-text">Le Casan, Vegan Shoes by Natalie Portman</p></div>
<p>Lewat koleksi yang dihadirkannya, Olsen berhasil mencuri perhatian, bukan hanya para fashionista yang menjunjung tinggi etika lingkungan, tapi juga para pesohor. Pasalnya, koleksi sepatu yang ditawarkannya tidak jauh berbeda dengan rangkaian alas kaki di etalase Manolo Blahnik, Stuart Weitzmann, ataupun Roger Vivier, jenis sepatu yang akan mendapat respon positif di atas karpet merah.</p>
<p>Olsen, 36, sudah menjadi vegetarian sejak berusia 15 dan sangat mengagumi komitmen PETA dalam membela hak-hak hewan, terutama di dunia fashion. Pengalamannya bekerja sebagai direktur kreatif Tommy Hilfiger memberinya ide untuk mendukung gerakan vegan fashion, pilihan yang diambilnya sebagai karir setelah sukses merancang sepatu organik seharga USD800 untuk Stella McCartney, desainer vegan paling populer saat ini.</p>
<p>“Vegan Fashion adalah alternatif untuk tetap tampil fashionable tanpa harus berkontribusi terhadap pembantaian binatang untuk memenuhi kebutuhan sandang,” terang Jackie Horrick, pemilik butik vegan Alternative Outfitters di Pasadena. “Apa yang terjadi di dunia fashion sekarang ini adalah gaya individual, yang sebenarnya justru mendorong perkembangan vegan fashion,” ujar Horrick, yang menawarkan koleksi mantel faux-fur dan tas tangan dari kulit sintetis di butiknya.</p>

<a href='http://mightylesthi.wordpress.com/2009/09/27/vegan-fashion-antara-moral-dan-gaya/stella-mccartney-vegan-fashion/' title='Stella McCartney-Vegan Fashion'><img width="100" height="150" src="http://mightylesthi.files.wordpress.com/2009/09/stella-mccartney-vegan-fashion.jpg?w=100&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="Vegan Fashion, Stella McCartney SS09" title="Stella McCartney-Vegan Fashion" /></a>
<a href='http://mightylesthi.wordpress.com/2009/09/27/vegan-fashion-antara-moral-dan-gaya/natalie-portman-vegan-shoes-03/' title='natalie-portman-vegan-shoes-03'><img width="91" height="150" src="http://mightylesthi.files.wordpress.com/2009/09/natalie-portman-vegan-shoes-03.jpg?w=91&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="Le Casan, Vegan Shoes by Natalie Portman" title="natalie-portman-vegan-shoes-03" /></a>
<a href='http://mightylesthi.wordpress.com/2009/09/27/vegan-fashion-antara-moral-dan-gaya/faux-fur/' title='faux fur'><img width="142" height="150" src="http://mightylesthi.files.wordpress.com/2009/09/faux-fur.jpg?w=142&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="Faux Fur, an vegan and cruelty-free alternative for high-end style" title="faux fur" /></a>

<p>“Lagipula, dibandingkan mementingkan kualitas premium dari mantel bulu minx yang berharga ribuan dolar, kami menawarkan koleksi yang tidak kalah stylish dengan harga yang jauh lebih murah,” sambungnya.</p>
<p>“Apa yang ditawarkan vegan fashion adalah gaya individual dengan rasa moral yang lebih baik, karena Anda tahu Anda mengenakan busana yang bebas dari kekejaman terhadap binatang, selain membantu mengurangi polusi lingkungan ” ujar Holly Miller, seorang penganut vegan fashion yang juga telah menjadi vegetarian selama lebih dari 15 tahun.</p>
<p>Dalam komunitas fashion global, Vegan Fashion saat ini memang masih termasuk kelompok kecil namun dengan potensi pertumbuhan pesat. Menurut data Vegetarian Times di tahun 2008, penganut vegan fashion di Amerika berjumlah 7.3 juta orang dan hanya 1% diantaranya yang juga vegetarian. Vegetarian Times juga menulis alasan yang membuat vegan fashion tumbuh cepat karena etika vegan fashion berjalan seiring dengan environmentalisme yang kini menjadi isu utama dalam fashion. Hal tersebut terbukti dari hasil survey yang menyebutkan bahwa sebagaian besar penganut vegan fashion mengikuti gaya hidup tersebut dengan alasan kepedulian lingkungan.</p>
<p>“Yang tidak diketahui para konsumen fashion adalah bahwa peternakan berkontribusi terhadap pemanasan global dengan menyumbang gas rumah kaca lebih banyak dari sektor transportasi, atau mereka hanya tidak peduli dengan kenyataan tersebut,” pungkas Miller.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mightylesthi.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mightylesthi.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mightylesthi.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mightylesthi.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mightylesthi.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mightylesthi.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mightylesthi.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mightylesthi.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mightylesthi.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mightylesthi.wordpress.com/333/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mightylesthi.wordpress.com&blog=2773230&post=333&subd=mightylesthi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/09/27/vegan-fashion-antara-moral-dan-gaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b08209af09f59990996f880040ee7be?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mightylesthi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mightylesthi.files.wordpress.com/2009/09/stella-mccartney-vegan-fashion.jpg?w=200" medium="image">
			<media:title type="html">Stella McCartney-Vegan Fashion</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mightylesthi.files.wordpress.com/2009/09/natalie-portman-vegan-shoes-03.jpg?w=183" medium="image">
			<media:title type="html">natalie-portman-vegan-shoes-03</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>25 Tahun London Fashion Week</title>
		<link>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/09/23/25-tahun-london-fashion-week/</link>
		<comments>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/09/23/25-tahun-london-fashion-week/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2009 05:15:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mightylesthi</dc:creator>
				<category><![CDATA[fashion report]]></category>
		<category><![CDATA[fas]]></category>
		<category><![CDATA[fashion]]></category>
		<category><![CDATA[London]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mightylesthi.wordpress.com/?p=331</guid>
		<description><![CDATA[Memperingati hari jadinya yang ke-25, London Fashion Week berdandan istimewa. Barisan desainer kenamaan Inggris dipanggil pulang, demi memberi persembahan pada panggung yang membesarkan nama mereka.
 
Di antara lima kota mode papan atas, London memang memiliki julukan sebagai pencetak desainer muda berbakat. Sebut saja Vivienne Westwood, John Galliano, Alexander McQueen, Paul Smith, Matthew Williamson, Stella McCartney [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mightylesthi.wordpress.com&blog=2773230&post=331&subd=mightylesthi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em>Memperingati hari jadinya yang ke-25, London Fashion Week berdandan istimewa. Barisan desainer kenamaan Inggris dipanggil pulang, demi memberi persembahan pada panggung yang membesarkan nama mereka.</em></p>
<p><em> </em></p>
<p>Di antara lima kota mode papan atas, London memang memiliki julukan sebagai pencetak desainer muda berbakat. Sebut saja Vivienne Westwood, John Galliano, Alexander McQueen, Paul Smith, Matthew Williamson, Stella McCartney ataupun Christoper Kane. Belum lagi barisan rumah mode dan brand kenamaan layaknya Burberry Prorsum, Mulberry, serta Topshop. Nama-nama terkenal yang sebelumnya meramaikan panggung ibukota Inggris, sebelum akhirnya memutuskan hijrah ke panggung Paris ataupun Milan untuk merangkul pasar yang lebih luas.</p>
<p>Karenanya, di perayaan hari jadinya yang ke-25, para “alumnus” London Fashion Week tersebut menunjukkan penghormatan bagi panggung yang membesarkan nama mereka dengan mempertunjukkan koleksi istimewa. Catwalk London pun tak ayal disesaki fashionista, sosialita, serta selebriti yang ingin mencicipi semarak pesta mode tersebut. Tanpa ragu, mereka langsung berpindah dari Pekan Mode New York yang baru menutup tirai akhir minggu lalu, untuk menyaksikan tirai panggung London dibuka, beserta segala gemerlap dan pesonanya pada tanggal 18 September lalu.</p>
<p><span id="more-331"></span></p>
<p><strong>Bertabur Konflik</strong></p>
<p>Kendati demikian, bagai dua sisi mata uang, London Fashion Week pun memiliki bayangan gelap. Di luar, terlihat megah, semarak, dan berhias glamorama, sementara di dalamnya berbagai konflik berkecamuk, dimana London berusaha mempertahankan gelarnya sebagai kota mode papan atas. Hijrahnya rumah mode dan brand eksklusif dari panggung London ke Paris juga memberi pengaruh signifikan terhadap kondisi pusat mode Inggris tersebut. Tanpa mereka, London harus terus mencari bakat baru yang akan bisa mempertahankan cahaya terang di atas catwalk, dan kali ini tetap mempertahankannya.</p>
<p>“London selalu menjadi kota mode yang terkenal dan akan terus demikian karena London memiliki gaya dan kreativitas yang berbeda, lebih <em>edgy</em> dan <em>rebellious</em> dibanding Paris atau Milan,” ujar Dekan Sekolah Mode Parsons, New York, Simon Collins, ketika diwawancara Reuters. “Selalu ada sesuatu yang membangkitkan gairah fashion di London, namun kelebihan itu tercoreng karena industri mode London tidak berjalan sebagus kota-kota mode lain, seperti, New York, Milan, ataupun Paris, tujuan lain bagi desainer-desainer London yang ingin mengembangkan bisnisnya,” sambung Collins.</p>
<p>Hal tersebut diamini oleh John Galliano yang merasa terkungkung di London sebelum kemudian memutuskan untuk pindah ke Paris dan membangun kerajaan modenya di negara Menara Eiffel tersebut. Begitu juga dengan Alexander McQueen, Vivienne Westwood, ataupun Burberry yang sejak meraih sukses internasional langsung hijrah ke Paris dan selanjutnya tidak pernah absen di pekan mode Paris, sementara London hanya menjadi nama kota asal yang tertera di biografi mereka. Konflik lain yang juga dialami London, disaat mencapai seperempat abad di dunia mode, adalah masalah etika pekerja serta isu bulimia dan anoreksia yang membayangi para model. Dua hal yang diributkan para demonstran di luar Sommerset House, lokasi London Fashion Week.</p>
<p><strong>Gandeng Peritel</strong></p>
<p>Meskipun begitu, mengesampingkan segala permasalahan yang harus dihadapi industri mode London, pekan mode yang dihelat selama delapan hari itu, tetap mampu menyedot perhatian pecinta dan pelaku industri fashion internasional. Malah industri mode London berhasil meningkatkan pemasukkannya ditengah krisis yang masih berlangsung, dengan melakukan “kerjasama” baru antara desainer papan atas serta peritel.</p>
<p>Tidak lagi berdebat masalah plagiarisme ataupun meributkan masalah kompetisi, desainer London justru melihat kehadiran peritel sebagai jawaban atas masalah resesi. “Jika mode hanya terdiri dari <em>high fashion</em> belaka, maka industri ini sudah lama mati akibat resesi karena kami tidak akan memiliki penyokong. Adanya peritel memungkinkan industri terus berjalan dengan <em>support</em> finansial yang mampu mereka putar dengan cepat,” ujar David Cohen, Managing Director brand Betty Jackson, yang juga memproduksi <em>capsule collection</em> bagi Debenhams, bersama-sama dengan Matthew Williamson, John Rocha, Jasper Conran, Julien Macdonald, ataupun Ben de Lisi.</p>
<p>Dengan adanya resesi, konsumen semakin mengencangkan ikat pinggang akibat menurunnya daya beli. Hal tersebut memberi berpengaruh buruk bagi pasar produk mewah yang langsung mengalami penurunan penjualan. “Apa yang diberikan resesi bagi industri mode adalah tipe konsumen baru, yang membutuhkan variasi koleksi baru setiap saat namun dengan harga terjangkau. Tipe konsumen yang mampu dijaring lebih cepat oleh peritel ketimbang desainer dan rumah mode yang mengandalkan tradisi,” terang pengamat mode Richard Hyman.<!--more--></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mightylesthi.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mightylesthi.wordpress.com/331/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mightylesthi.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mightylesthi.wordpress.com/331/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mightylesthi.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mightylesthi.wordpress.com/331/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mightylesthi.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mightylesthi.wordpress.com/331/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mightylesthi.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mightylesthi.wordpress.com/331/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mightylesthi.wordpress.com&blog=2773230&post=331&subd=mightylesthi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/09/23/25-tahun-london-fashion-week/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b08209af09f59990996f880040ee7be?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mightylesthi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>choked</title>
		<link>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/09/22/choked/</link>
		<comments>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/09/22/choked/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2009 11:47:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mightylesthi</dc:creator>
				<category><![CDATA[ceritaku...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mightylesthi.wordpress.com/?p=323</guid>
		<description><![CDATA[i opened up someone&#8217;s page who is  in my circle of friend, my highschool friend.
Since i knew her, she always be the shining girl, the one who they call sunshine. bright, beautiful, friendly, the one who makes lots of friends and she does, until now, when i see her again through pages on facebook.
i wanna [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mightylesthi.wordpress.com&blog=2773230&post=323&subd=mightylesthi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>i opened up someone&#8217;s page who is  in my circle of friend, my highschool friend.</p>
<p>Since i knew her, she always be the shining girl, the one who they call sunshine. bright, beautiful, friendly, the one who makes lots of friends and she does, until now, when i see her again through pages on facebook.</p>
<p>i wanna know more about her life, the way she changed and i start to read. There was she, with her life bare open for my eyes to see. The once sunshine girl was gone, she, now is someone entirely different. It just her smile that stays remain. Smile that once calmed me, when i was in a deep agony. But the rest, the girl that i remembered, gone, away with the time.</p>
<p>Her life now surrounded by music, lights, and fun, but in the world that maybe lots of people will despise.</p>
<p>And somehow, i felt jealous. Not by her lifestyle, but by the way she opens up her world, broaden her horizon to become someone new, who maybe could see life in more different point of view.</p>
<p>and all of a sudden, my world shrinked. i choked. cannot breath. there&#8217;s no air in here.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mightylesthi.wordpress.com/323/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mightylesthi.wordpress.com/323/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mightylesthi.wordpress.com/323/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mightylesthi.wordpress.com/323/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mightylesthi.wordpress.com/323/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mightylesthi.wordpress.com/323/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mightylesthi.wordpress.com/323/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mightylesthi.wordpress.com/323/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mightylesthi.wordpress.com/323/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mightylesthi.wordpress.com/323/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mightylesthi.wordpress.com&blog=2773230&post=323&subd=mightylesthi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/09/22/choked/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b08209af09f59990996f880040ee7be?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mightylesthi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Merindu</title>
		<link>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/09/16/merindu/</link>
		<comments>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/09/16/merindu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 19:32:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mightylesthi</dc:creator>
				<category><![CDATA[ceritaku...]]></category>
		<category><![CDATA[cinta..cinta..cinta]]></category>
		<category><![CDATA[untai kata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mightylesthi.wordpress.com/?p=321</guid>
		<description><![CDATA[aku merindu. bukan. bukan pada seseorang tapi pada masa lalu. aku merindu semangat yang dulu aku miliki, yang (mungkin) sekarang semakin terkikis. aku merindu tawa dan ceria yang dulu terpancar di mataku, yang kini (mungkin) tergerus nyata. aku rindu merasa muda, tanpa harus mengingat segala beban dan tanggung jawab.
ah tapi, bukankah waktu memang bergulir tak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mightylesthi.wordpress.com&blog=2773230&post=321&subd=mightylesthi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>aku merindu. bukan. bukan pada seseorang tapi pada masa lalu. aku merindu semangat yang dulu aku miliki, yang (mungkin) sekarang semakin terkikis. aku merindu tawa dan ceria yang dulu terpancar di mataku, yang kini (mungkin) tergerus nyata. aku rindu merasa muda, tanpa harus mengingat segala beban dan tanggung jawab.</p>
<p>ah tapi, bukankah waktu memang bergulir tak berhenti. lambat laun kemudaanku terkikis. bukan, bukan keriput yang ku khawatirkan, tapi semangat yang kian hilang dan rasa tak aman yang semakin besar.</p>
<p>duniaku berubah, tapi aku tak ingin ikut terpusar didalamnya. aku mencoba bertahan dalam status quo. (mungkin) ini yang membuatku merasa tua, karena dulu, tanpa pikir panjang, aku pasti sudah terjun dalam pusaran sembari tertawa. ah, enaknya menjadi muda.</p>
<p>Tapi, bukankah aku masih muda?</p>
<p>Umurku belum lagi 30, masih panjang langkahku kata orang-orang.</p>
<p>Tapi yang kulihat hanyalah satu pintu besar dan pagar tinggi di sekelilingku. aku terkungkung, terkurung, terpasung. Tak lagi kulihat pintu-pintu atau barisan jendela. tak ada lagi jalan berliku dengan pemandangan berwarna-warni. ah, aku rindu kebebasan itu.</p>
<p>(mungkin) kata temanku, aku terlalu lama hidup dalam tekanan, hidup diantara dua kota, berusaha menyeimbangkan diri dengan semua kewajiban dan (terkadang) melupakan hak untuk bersuka. aku kehilangan waktu. waktu untuk diriku sendiri, waktu untuk merasa muda, bebas, dan ceria. waktu untuk merasa dicinta.</p>
<p>ah, cinta. betapa picik pikirku tentang cinta. aku ingin dicinta layaknya semua manusia. tapi kadang aku lalai memberi dan hanya meminta. aku terus berkata tidak, hingga (yang kukira) cinta lari dan pergi. kataku, aku tersakiti, aku luluh, dan aku pun membenci. tapi, aku tak sadar, betapa dulu aku kerap menyakitinya dengan berkata tidak, dengan menempatkan mimpi didepan kami, dengan mengedepankan apa yang ingin aku raih, bukan yang ingin kami capai. ah, (dulu) aku masih terlalu muda untuk memikirkan itu, pikirku yang kini merasa tua.</p>
<p>lalu bagaimana dengan aku yang kini merindu? aku yang merindu hangat saat berbicara berdua, merindu lembut genggam tangan, dan merindu panas saat tubuh mengundang peluh.</p>
<p>Perasaan rindu ini memang bisa membuat gila. membuatku menghisap berbatang-batang lucky strike dan menenggak bergelas-gelas kopi tapi tetap tak mau hilang, masih bercokol di sudut jiwa. Dan hati yang merindu pun membuatku mengenang lalu menuangkan rasa itu dalam satu botol bening yang kuletakkan di dalam lemari. Lalu aku diam menunggu, hingga saatnya rindu itu kularung untuk bertemu dengan dia, yang akan menerimanya, suatu waktu nanti.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mightylesthi.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mightylesthi.wordpress.com/321/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mightylesthi.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mightylesthi.wordpress.com/321/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mightylesthi.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mightylesthi.wordpress.com/321/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mightylesthi.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mightylesthi.wordpress.com/321/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mightylesthi.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mightylesthi.wordpress.com/321/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mightylesthi.wordpress.com&blog=2773230&post=321&subd=mightylesthi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/09/16/merindu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b08209af09f59990996f880040ee7be?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mightylesthi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Done</title>
		<link>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/08/17/done/</link>
		<comments>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/08/17/done/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2009 08:45:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mightylesthi</dc:creator>
				<category><![CDATA[ceritaku...]]></category>
		<category><![CDATA[cinta..cinta..cinta]]></category>
		<category><![CDATA[hurts]]></category>
		<category><![CDATA[love]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mightylesthi.wordpress.com/?p=319</guid>
		<description><![CDATA[well&#8230;
I just realized that i go to far. I let my feeling over me..
now i want your life, i want to be the part of your life. i want to be the first name you remember every morning. i want you to talk to me every night, about your fear, about your anger, your happiness [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mightylesthi.wordpress.com&blog=2773230&post=319&subd=mightylesthi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>well&#8230;</p>
<p>I just realized that i go to far. I let my feeling over me..</p>
<p>now i want your life, i want to be the part of your life. i want to be the first name you remember every morning. i want you to talk to me every night, about your fear, about your anger, your happiness and sorrow.</p>
<p>and i&#8217;m jealous knowing the fact that i&#8217;m not your friend who could touch or talk, or even hug you. I&#8217;m just here, talking to you through screen, watching you smile to me through screen and that&#8217;s ridiculous, like all my friends said.</p>
<p>the fact is, i&#8217;m just not your people, as simple as that. and that&#8217;s hurting me. somehow, i feel abandoned, neglected and out of care, no matter how sweet the words you said to me.</p>
<p>and maybe, this feeling is because i let myself in too deep.</p>
<p>i&#8217;m wrong. i can&#8217;t handle you. and now, i called it done.</p>
<p>yes..i&#8217;m done</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mightylesthi.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mightylesthi.wordpress.com/319/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mightylesthi.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mightylesthi.wordpress.com/319/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mightylesthi.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mightylesthi.wordpress.com/319/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mightylesthi.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mightylesthi.wordpress.com/319/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mightylesthi.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mightylesthi.wordpress.com/319/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mightylesthi.wordpress.com&blog=2773230&post=319&subd=mightylesthi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/08/17/done/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b08209af09f59990996f880040ee7be?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mightylesthi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>biasa, tidak biasa</title>
		<link>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/07/29/biasa-tidak-biasa/</link>
		<comments>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/07/29/biasa-tidak-biasa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2009 20:01:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mightylesthi</dc:creator>
				<category><![CDATA[ceritaku...]]></category>
		<category><![CDATA[cinta..cinta..cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mightylesthi.wordpress.com/?p=317</guid>
		<description><![CDATA[rasanya jadi kebiasaan, membuka laptop, masuk ke dunia maya dan memeriksa apakah kamu online atau tidak.
mengetikkan kata &#8220;hai&#8221; juga jadi kebiasaan baru, dan tanpa disadari, kita berdua sudah terbelit dalam kata-kata. Kadang saling menggoda, saling mengejek, atau hanya berbicara basa-basi.
dan karena sudah biasa, jadi tidak biasa jika kamu dan aku saling mengacuhkan. begitu juga dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mightylesthi.wordpress.com&blog=2773230&post=317&subd=mightylesthi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>rasanya jadi kebiasaan, membuka laptop, masuk ke dunia maya dan memeriksa apakah kamu online atau tidak.</p>
<p>mengetikkan kata &#8220;hai&#8221; juga jadi kebiasaan baru, dan tanpa disadari, kita berdua sudah terbelit dalam kata-kata. Kadang saling menggoda, saling mengejek, atau hanya berbicara basa-basi.</p>
<p>dan karena sudah biasa, jadi tidak biasa jika kamu dan aku saling mengacuhkan. begitu juga dengan beberapa sapaku yang terbiarkan begitu saja.</p>
<p>Mungkin kamu tidak menerimanya, karena koneksi payah seperti yang selalu kamu bilang. Tapi, rasa tidak biasa ini lama-kelamaan mengganggu.   Aku mulai kesal dengan caramu mengabaikanku.</p>
<p>kenapa? apa karena aku menyentuh sisi rapuhmu malam itu? saat aku bertanya hal yang membuat kamu terluka jauh di masa lalu. oke, tidak perlu dibahas, itu bukan teritoriku.</p>
<p>satu hal yang ingin aku katakan padamu, berhenti mempermainkanku. seperti di awal perjanjian tidak tertulis itu. tidak ada perasaan disini, semua hanya bersenang-senang. tapi jika kamu memang sudah bosan, bilang saja. aku tidak serapuh itu.</p>
<p>ah, sial.</p>
<p>mungkin aku melanggar perjanjian dan mulai menggunakan perasaanku.</p>
<p>*sorry for not using your language*</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mightylesthi.wordpress.com/317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mightylesthi.wordpress.com/317/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mightylesthi.wordpress.com/317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mightylesthi.wordpress.com/317/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mightylesthi.wordpress.com/317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mightylesthi.wordpress.com/317/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mightylesthi.wordpress.com/317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mightylesthi.wordpress.com/317/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mightylesthi.wordpress.com/317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mightylesthi.wordpress.com/317/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mightylesthi.wordpress.com&blog=2773230&post=317&subd=mightylesthi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/07/29/biasa-tidak-biasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b08209af09f59990996f880040ee7be?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mightylesthi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The Man Who Made Me Happy</title>
		<link>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/07/20/the-man-who-made-me-happy/</link>
		<comments>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/07/20/the-man-who-made-me-happy/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2009 23:12:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mightylesthi</dc:creator>
				<category><![CDATA[ceritaku...]]></category>
		<category><![CDATA[cinta..cinta..cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mightylesthi.wordpress.com/2009/07/20/the-man-who-made-me-happy/</guid>
		<description><![CDATA[Girl : emmm…can I ask you a question?
Man : sure, hit it
Girl : what are we?
Man: heh? Where is that come from?
Girl : nothing..just wanna know
Man : is that important?
Girl : kinda..
Man : how come?
Girl : eh, I just want to know where I stand in this, that’s all
Man : and after you know..where is [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mightylesthi.wordpress.com&blog=2773230&post=313&subd=mightylesthi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Girl : emmm…can I ask you a question?<br />
Man : sure, hit it<br />
Girl : what are we?<br />
Man: heh? Where is that come from?<br />
Girl : nothing..just wanna know<br />
Man : is that important?<br />
Girl : kinda..<br />
Man : how come?<br />
Girl : eh, I just want to know where I stand in this, that’s all<br />
Man : and after you know..where is it going to lead?<br />
Girl : nowhere<br />
Man : so, what’s the point to know then?<br />
Girl : *sigh* are we gonna continue this argument?<br />
Man : it’s depend on you<br />
Girl : oh..knock it off, will you..that’s a simple question to answer<br />
Man : tell me.. you wanna know your position or you just want me to tell you how I think about you?<br />
Girl : neither of that..i just want to know..what are we?<br />
Man : define that, then<br />
Girl : you making this complicated<br />
Man : I believe that is you<br />
Girl : well…are we friends  or more?<br />
Man : define more<br />
Girl : aaahhh….you make me crazy<br />
Man : you started this, love<br />
Girl : you are a fekkin pain in the ass when you acting like this<br />
Man : *grin*<br />
Girl : *smirk* but I love you anyway<br />
Man : you’re a bitch..but hey, that feeling not goes by itself<br />
Girl : so? You wanna tell me that…<br />
Man : ah, no! I won’t bite the bait<br />
Girl  : shite!<br />
Man : yeah..like when you talk dirty, love<br />
Girl : go away!</p>
<p>Man : no way! Hey..that rhimes..we could manage a good poem together</p>
<p>Girl : yeah..yeah..have it your way *smirk*<br />
Man : see, you can’t stand mad at me..i’m far to cute<br />
Girl : heh! You are far from cute, my dear. You’re a brit, that’s explain everything!<br />
Man : silly<br />
Girl : me?<br />
Man : who else? The rabbit?<br />
Girl  : oh, well, I thought we’re talking about the cat <br />
Man : have I told you today that you’re awesome?<br />
Girl : about a million times, but what’s a danger of accepting another one ^^<br />
Man : *spanked you in the arse* you little attention whore :p<br />
Girl : oh yeah I am <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Girl : hey…it’s nearly eight…you have to catch your train<br />
Man : yeah, time to get up<br />
Girl : xx, have fun at work<br />
Man : love ya..see ya tonite<br />
Girl : ha! you said it!<br />
Man : believe me, that wasn’t me :p<br />
Girl : yeah..your fingers <br />
Girl : no matter how, when or where you said it..you really make my day. Remember to do that more often ^^<br />
Man : and what do I get in return?<br />
Girl : oh..you’ll have me plus bonus<br />
Man : *pats your head* good girl<br />
Girl : *giggles* *wave*</p>
<p>_end of conversation_</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mightylesthi.wordpress.com/313/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mightylesthi.wordpress.com/313/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mightylesthi.wordpress.com/313/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mightylesthi.wordpress.com/313/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mightylesthi.wordpress.com/313/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mightylesthi.wordpress.com/313/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mightylesthi.wordpress.com/313/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mightylesthi.wordpress.com/313/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mightylesthi.wordpress.com/313/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mightylesthi.wordpress.com/313/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mightylesthi.wordpress.com&blog=2773230&post=313&subd=mightylesthi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mightylesthi.wordpress.com/2009/07/20/the-man-who-made-me-happy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b08209af09f59990996f880040ee7be?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mightylesthi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>