Gaya Sang Raja
Michael Jackson adalah fenomena. Seorang legenda, tidak hanya di dunia musik tapi juga fashion, saat dia memberi arti baru pada ungkapan superstar style.
Sebagai “Raja”, wajar bila Michael Jackson punya gaya tersendiri yang membuatnya tampil beda. Jaket ala militer berhias emas, kristal, dan retsleting hanyalah satu dari banyak tren yang diperkenalkan Jacko pada dunia. Kini, setelah Sang Raja mangkat, gaya busananya yang fenomenal tetap dikenang, bahkan menjadi inspirasi dari banyak penyanyi muda, sebut saja Justin Timberlake, yang mengadaptasi gaya seorang MJ dalam nafas yang lebih kontemporer.
Mengingat gaya Sang Raja, Anda pasti tidak lupa gaya berpakaiannya di video klip Black or White; celana denim skinny hitam dipadu bersama t-shirt ketat putih dan dilapisi kemeja longgar di luarnya. Tidak hanya itu, Jacko juga mengenakan topi fedora dan sarung tangan untuk melengkapi gerak lincahnya dalam ber-moonwalk, tarian khas yang memang menjadi ciri khas The King of Pop ini. Di tahun 90-an, Black or White meledak dan dengan segera menjadi anthem kaum muda di seluruh dunia, tapi bukan hanya itu, gaya berbusananya pun tidak membutuhkan waktu lama untuk turun ke jalanan.
Ratusan kaum muda di Amerika pada waktu itu, tak pelak bergaya bagai MJ, dengan menggunakan “seragam” three-pieces ala Jacko; t-shirt, kemeja longgar, dan tentu saja skinny denim.
Di bidang fashion, kesuksesan salah satu personel The Jackson Five ini, bermula di tahun 80an, dimana pelaku fashion mulai memperhatikan gaya berbusananya yang tidak biasa. Padahal, waktu itu, penyanyi yang hidungnya sangat terkenal ini, hanya menggunakan sarung tangan berwarna putih. Tapi, tidak berhenti sampai disitu, dia membuat jaket kulit merah menjadi fashionable item dan gaya berbusana glamor dengan banyak rhinestone berkilau sebagai incaran para fashionista. Jangan lupa, mantan suami Lisa Marie Presley ini juga memopulerkan paduan unik, kaus kaki putih dan sepatu loafer hitam di bawah celana panjang sebatas tumit.
Tidak hanya di panggung konser, gaya busana Michael Jackson pun begitu inspiratif dalam video klipnya. Salah satu yang menjadi idaman para stylist adalah video klip Smooth Criminal, dimana Jacko memadukan imej gangster Amerika tahun 40an dan pop style ala 80an. Tebak apa yang terjadi selanjutnya? Ya, Smooth Criminal sukses sebagai single dan gaya busana ayah tiga anak itu langsung menjadi tren. Paduan jas, celana, dan topi di luar kemeja berwarna kontras dan bretel yang menjadi aksen menarik.
Apa yang membuat Michael Jackson sukses sebagai fashion icon? Jawabannya terletak pada pribadi sang legenda itu sendiri. Kakak Janet Jackson ini, bergaya bak superstar karena dia memang seorang superstar, tanpa peduli kontroversi yang timbul dari apa yang dia lakukan atau kenakan. Tapi, gaya busananya yang spektakuler itu, menurut psikiaternya merupakan wujud sisi perfeksionis seorang Jacko.
“Saya tidak pernah puas dengan apapun. Saya adalah seorang perfeksionis dan itu adalah bagian dari siapa saya,” ujar Michael Jackson dalam sebuah wawancara.
Karenanya, wajar bila gaya Michael Jackson terus bertransformasi selama puluhan tahun dia berkarir. Di era Bad, Beat It dan Thriller, Jacko terinspirasi dari gaya biker untuk busananya. Kemudian, gaya itu berubah menjadi lebih beraroma militer. Salah satu gaya spektakulernya terlihat dari pertunjukkan panggung Billie Jean, dimana Jacko mengenakan sarung tangan berhias sequin dan jaket militer dengan hiasan kristal yang membuat sang bintang semakin berkilau.
Di periode Dangerous, saat Black or White menjadi hit, gaya three pieces Michael Jackson tersebar luas ke seluruh dunia. Namun hal itu tidak bertahan lama, saat menggelar History Tour, MJ kembali ke gaya militer, namun dengan sentuhan gaya 80an, dimana dia memopulerkan aviator look bercampur sequin, paduan maskulinitas dan citra feminin, yang tidak bisa dilepaskan dari imej seorang Jacko.
Sebelum tutup usia akibat serangan jantung di tahun ke-50 hidupnya, Jacko sebenarnya tengah mempersiapkan pertunjukkan panggung di London Arena. Dalam konferensi pers yang digelar beberapa minggu sebelumnya, Jacko menyebutkan bahwa dirinya akan kembali membawakan hits yang dirindukan para penggemarnya, sekaligus gaya busana yang membuatnya menjadi seorang ikon. Hal yang membuat Christophe Decarnin, direktur kreatif rumah mode Balmain terinspirasi, sehingga menjadikan koleksi Balmain untuk musim semi dan musim panas 2009 serta musim dingin 2010 sebagai wujud citra fashion Michael Jackson, yakni military style dengan sentuhan kilau.
Ya, di balik kamera, hidup Sang Raja mungkin penuh kontroversi yang berkisar mengenai serangkaian operasi plastik untuk mengubah wajahnya, taman bermain pribadi Neverland, ataupun tuduhan sebagai pedofilia. Namun sebagai seorang trendsetter, musisi, dan bagi mereka yang dekat dengannya, Michael Jackson akan selalu dirindukan. Seperti yang dikatakan sahabat terdekatnya, Elizabeth Taylor.
“Berita kematian Michael membuat saya patah hati. Saya mencintainya dengan sepenuh hati dan tidak bisa membayangkan hidup tanpanya. Kami memiliki banyak kesamaan dan begitu banyak kesenangan yang kami bagi bersama. Pada waktu berita itu datang, saya tengah bersiap ke London untuk menonton konsernya, dan saya tidak percaya ini semua terjadi, masih tidak percaya,” ujarnya.
About this entry
You’re currently reading “Gaya Sang Raja,” an entry on ..senja
- Published:
- July 2, 2009 / 4:52 am
- Category:
- fashion report
- Tags:
- fashion, King of Pop, Michael Jackson



No comments yet
Jump to comment form | comments rss [?] | trackback uri [?]