Sepi
Teman sekamarku pergi. empat hari. Rasanya sih, biasa. tapi, somehow..ketika pulang kembali ke kamar kecil itu, menjelang subuh, entah kenapa, terasa sepi. Sekarang memang ada TV, pygma pun tetap setia bernyanyi. Tapi, nggak ada yang menanggapi obrolan malam nan nggak penting itu. Paling-paling stabi mengeong, cari perhatian.
Sisanya…
suara TV, lagu-lagu dari pygma, atau suaraku yang mengulang nyanyian dengan nada satu oktaf lebih tinggi.
sepi…karena aku sendirian. (kucing putih ganas itu, nggak ikut diitung)
kalau sudah begini, aku pasti ingat kamu.
semua malam bersamamu, meski tanpa kata
entah mengapa terasa penuh
aku merindukan segelanya
kamu dan waktuku bersamamu
ingin kembali ke masa itu
ingin mengulang cerita
tapi aku teringat luka,
darah, nanah, dan perih yang tak kunjung reda
rasa rindu pun sontak tertahan
usai sudah waktuku bersamamu
sudah selesai cerita kita
kini aku harus berjalan….sendiri
mungkin,
ada bahagia di ujung sana
mengutip Paulo Coelho… “i may not happy, but i’m content”
–and that’s my life right now–
July 19, 2008 at 10:08 am
ajak ngomong stabi aja! ingat si keren Tom Hanks di Cast Away? hal yang tetap bikin dia waras kan karena ngajak ngomong bola adidas yang digambarin wajah manusia sama dia.
Nah, saran yang bisa gue berikan : gambari/tempeli wajah stabi dengan wajahnya, kemudian kau pakailah semena-mena si stabi itu, ajak ngbrol atau ajak yang lain-lainlah…. brilian bukan ide gue?
July 22, 2008 at 2:54 pm
Wah..ga ga nyangka sebegitu kesepiannya engkau gw tinggalkan lety. Hehehe. Soal usul Endrian (Mba Ita) yang menempali stubi dengan wajah gw itu tampaknya agak sedikit bodoh. Bagaimana pula, gw disamakan dengan kucing banci itu. Ga relaaaaaa
Anyway..tampaknya elo harus mencari alternatif hiburan mengingat gw minggu depan liputan ke luar kota lagi…hehehe
Tenang..kan dapet oleh-oleh.
July 22, 2008 at 3:10 pm
Dia itu maksudnya pria pujaan Lety ya?? oooo..gw salah nangkep. Malum lah biasa nangkep nyamuk (?)